Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

23 Mar 2012

Berbagi itu (memang) Menyenangkan ! :)

Tulisan untuk menyambut TPA Al-Muhajirin
Daripada di kos gak ada kerjaan, akhirnya saya sedikit memaksakan ikut acara di Sahabat Bumi. Hari ini SB kedatangan tamu 'spesial' dari TPA Al - Muhajirin sektor sembilan. Kenapa saya bilang spesial ? karena katanya, TPA ini sering memberikan bantuan berupa uang ataupun makanan setiap hari jumat tetapi tidak pernah menyebutkan kalau bantuan tersebut dari mereka. Perwakilannya yang membawa makanan atau uang hanya memberitahukan bantuan tersebut dari hamba Allah -ta'ala-. Dan hari ini akhirnya mereka berinisiatif berkunjung ke SB dengan membawa beberapa dus sembako, makanan untuk di makan bersama, dan bingkisan. Semuanya untuk murid TPA SB.

22 Mar 2012

Kuliah MonEv : Berkualitas tinggi !

Hari rabu kemarin jadi satu-satunya hari saya kuliah dalam minggu ini. Alasannya selain memang di smester ini hanya 3 mata kuliah juga karena ada dosen yang tidak bisa bertatap muka dan besok libur nasional. dan mata kuliah kemarin adalah kuliah Monitoring dan Evaluasi Anggaran. Sebenarnya biasa saja kuliahnya, (seperti biasa) saya tidak aktif di kelas dan (lagi-lagi) saya duduk paling belakang. 

Kemarin masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusinya mengenai program-program bantuan kepada masyarakat kurang mampu, bahkan salah satu programnya untuk Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Kelompok kami kebagian program beras miskin (raskin). Yang berbeda adalah sebelum memulai presentasi, dosen kami memutar 3 film pendek. Durasinya masing-masing sekitar 5 menit. Film tersebut hasil interviu 3 keluarga yang memiliki pekerjaan berbeda-beda. Tapi disini saya hanya menceritakan 2 film saja karena hanya 2 film yang saya ingat secara utuh.

Film pertama bercerita tentang satu keluarga yang memiliki anak 10 bulan. Si istri bekerja sebagai ibu rumah tangga. Awalnya dia bekerja mengupas, tapi suami melarang karena khawatir kecapean. Si suami bekerja sebagai supir dan kuli bangunan. Penghasilan mereka bisa di bilang pas-pasan, karena penghasilan hari itu kadang hanya cukup untuk hari itu saja. Tidak jarang mereka meminjam kepada rentenir dan harus mengembalikan pinjamannya beserta bunga. Pasangan ini bisa di bilang cukup muda, si istri masih berusia 17 tahun dan suami 24 tahun. Di sesi terakhir, harapan si Ibu untuk anaknya adalah agar si anak menjadi anak yang sholehah dan bisa berpendidikan tinggi.

Film kedua bercerita tentang seorang Ibu yang sudah Janda dan memiliki seorang anak berusia 16 tahun. Ibu ini bekerja sebagai pemulung. Kemudian dia menceritakan suaminya yang sakit-sakitan sebelum meninggal (saya lupa sakitnya apa) dan sampai akhirnya si Ibu harus bekerja dan membesarkan anaknya sendirian. Ketika anaknya masih kecil, mereka berdua tinggal di kolong jembatan. Tapi setelah anaknya besar, Mereka pindah dan mencari rumah yang layak huni. Alasannya agar si anak tidak malu dengan teman-temannya. Yang sangat saya suka adalah ketika Ibu ini menjelaskan alasannya memulung. "Saya lebih baik memulung meskipun berat dan penghasilan tidak seberapa, yang penting uangnya halal. Yang membeli barang-barang saya sudah pasti ridho. Daripada meminta-minta, yang memberi belum tentu ridho. Uangnya jadi 'nggak halal. Saya ikhlas membesarkan anak saya. Anak itu titipan Allah, harus di didik dan di beri pendidkan yang layak. Saya selalu bilang ke anak saya, harus pendidikan tinggi, kerja yang bener. Hidupnya masih panjang, nantinya akan punya keluarga. Mereka harus hidup layak dan lebih baik dari Ibunya". 

Bagaimana? Hebat, bukan?

Yang saya salut adalah mereka tidak menyerah pada keadaan, mereka selalu ingin menjadi lebih baik dalam menjalani hidup, mereka ingin yang terbaik untuk anaknya, dan mereka punya cita-cita tinggi !

Di akhir-akhir pertemuan kemarin, dosen kami bilang : "Sangat keterlaluan kalau anggota D*R tidak tersentuh hatinya setelah melihat film ini ! ". Ya, saya setuju dengan beliau. 

Semoga kawan semua bisa mengambil semangat dan pelajaran dari tulisan ini,,
Selamat berkarya dan berkualitas tinggi !

:)

2 Feb 2012

Keterlambatan yang "keren"

Hari ini kuliah mulai pukul tujuh, sama seperti minggu kemarin tepat di hari kamis. Mata kuliahnya juga sama, hanya ruangannya yang berbeda. Setidaknya kuliah aplikom yang berlangsung selama 5 jam itu tidak terlalu terasa karena ruangannya cukup dingin. Selesai aplikom jam 12, di lanjut evaluasi proyek jam setengah 2 sampai mati! jam setengah 5. Nggak ada yang istimewa sih selama kuliah seharian ini, di menit-menit terakhir dosen memberikan kisi-kisi ujian akhir smester, setelah itu sesi foto-foto.

Kuliah sudah berjalan hampir 2 jam dan masih ada satu orang yang belum masuk. Padahal hari ini pertemuan terakhir dan di hitung 2 pertemuan. Namun, tidak lama kemudian dia masuk kelas. Saya pikir dia baru bangun. Mungkin karena sudah saking seringnya mahasiswa yang terlambat karena bangun kesiangan, jadi setiap ada yang terlambat, saya (dan teman-teman lain, mungkin) langsung men-judge bahwa dia pun sama, bangun kesiangan. Tapi ternyata bukan, bukan itu alasan dia terlambat sampai 2 jam yang akhirnya dia hanya mendapat absensi 1 pertemuan. Dengan suara pelan dia menjelaskan ke dosen alasan dia terlambat, tapi cukup jelas terdengar oleh yang lain. Dia terlambat karena mengantar temannya ke rumah sakit. Kami tidak tahu temannya sakit apa dan bagaimana keadaannya karena tidak ada penjelasan lanjut.

Seketika itu saya langsung teringat kejadian saat masih kuliah di Bandung, hampir mirip. Saya lupa hari apa dan sedang kuliah apa, yang jelas dia telat sekitar 1 jam. (lagi-lagi) Saya mengira dia bangun kesiangan, tapi ternyata bukan. Dia terlambat karena mendonorkan darahnya ke seorang Ibu yang pagi itu sangat membutuhkannya. Seingat saya, pagi itu sang Ibu memang sangat membutuhkan donor darah. Entahlah apa jadinya kalau tidak ada pendonor pagi itu.

Itu sedikit cerita yang pernah saya dapatkan. Cerita dari orang-orang yang masih mengedepankan menolong orang lain ketimbang mementingkan dirinya. Bisa saja 'kan teman saya yang pagi ini terlambat, meminta teman lain atau tetangga untuk mengantar temannya yang sakit ke rumah sakit? Dia ada alasan, yaitu kuliah. Sama halnya teman saya yang kedua, dia pun ada kuliah pagi itu. Namun mereka memilih menolong orang lain. "Kuliah memang penting, tapi ini lebih penting", mungkin itu yang ada di hati mereka ketika itu. Saya jadi punya istilah sendiri untuk orang-orang seperti mereka. Terlambat, tapi keren. Keren, 'kan? hehe..

Kawan, aku doakan semoga kebaikan mu terbalaskan dengan yang jauh lebih baik .. :)

29 Jan 2012

kumpulan SMS (5)

Banyak sekali umur panjang yang diberikan kepada manusia, tetapi sumbangan yang diberikannya sangat sedikit. Dan banyak sekali umur pendek yang diberikan kepada manusia, tetapi sumbangan yang diberikannya sangat banyak. Barang siapa yang umurnya diberi berkah oleh Allah ta'ala maka dalam masa yang pendek dia akan mendapatkan berbagai karunia-Nya, yang sangat sulit diungkapkan.
 (Ibnu Ath-Thoilah)


Kita harus disiplin menjaga hati, tak semua hal harus dimasukkan ke dalam hati. Bila setiap yang tak enak dimasukkan ke hati, kapan bahagianya hidup ini? (aa gym)

Pelit akan membuat hati makin sempit, urusan semakin rumit, dan hidup semakin sulit. Tak akan rugi orang yang senang berbagi. Hidup berkah bagi yang senang sedekah. (aa gym)

Akhlak yang paling mulia adalah menyapa mereka yang memutus silaturahim terhadapmu, memberi kepada mereka yang kikir (pelit) padamu, dan memaafkan mereka yang menyalahimu (HR. Ibnu Majah)

Orang kaya bukanlah orang yang banyak memiliki, tapi orang yang banyak memberi. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan bahwa senyum adalah sedekah (memberi). Mari kita lakukan itu pada setiap orang yang kita sayangi :). (fimadani.com)

28 Jan 2012

Tawa ku, tawa mereka,, Semu. . . (?)

Boleh 'kan sore ini aku curhat padamu, kawan?
Sudah lama aku ingin menyampaikan ini padamu.
Bukan, ini bukan rahasia ku. Ini hanya tentang apa yang aku rasakan akhir-akhir ini.
Aku yakin suatu saat pun mereka akan bertanya padamu, tentang kau dan aku, tentang kita.
Karena itulah aku menjadikan mu teman curhatku, aku ingin kau yang tahu pertama, bukan dari mereka.

Kawan, pernah suatu hari aku dan teman-teman pulang dari suatu tempat. Sedikit menghilangkan penat dengan mengitari Ibu Kota. Tertawa. ya, tertawa !. Hampir setiap waktu kami tertawa, mulai dari hal kecil sampai hal aneh. Kami bersepuluh naik angkot, penuh sesak waktu itu. Sampai-sampai aku duduk dekat pintu, itupun sangat sempit. Ah, mungkin badan ku terlalu besar. Akhirnya kami pun sampai di depan kampus. Kami berpisah menuju persinggahan masing-masing. Waktu itu pukul 6 sore.

Sampai sesaat sebelum berpisah, kami pun masih sempat tertawa. Ya, saat itu kami (lagi-lagi) tertawa keras yang membuat orang sekitar cukup penasaran dan ingin tahu ada apa gerangan. Setelah berpisah, aku merenung, memperhatikan mereka satu per satu, berjalan sendirian, dan sibuk dengan urusan masing-masing. Sesampai di kediaman nanti, mungkin mereka (dan aku) lupa dengan kejadian hari ini. Lupa karena harus mengurusi urusan sendiri. Sibuk menata hatinya yang di rundung galau, berjibaku dengan masalah hidup.

Ah, bisa di bilang tawa kami hanya topeng. Kami malu mengeluarkan unek-unek, merasa itu adalah aib yang tidak boleh orang tahu. Kawan, itu kah tawa semu? Mereka (dan aku) tertawa, terlihat gembira, padahal dalam hati kami memikirkan banyak hal. Seperti kata sebuah lirik lagu, tersenyum dalam tangis, dan menangis dalam senyuman.

Melalui kau, kawan, aku ingin menyampaikan kepada mereka sekaligus mengingatkan ku juga.
Tidak inginkah kita selalu diingat-Nya ketika sedang dalam kesempitan?
Tidak inginkah kita selalu mendapat ketenangan hati, yang dengan begitu tidak ada yang perlu di khawatirkan?
Ingatlah Dia di waktu kita sedang santai, sedang berjalan, sedang istirahat, sedang apapun, dan dimanapun.
Ingat lah, teruslah ingat pada-Nya.

Melalui kau juga, kawan, aku ingin selalu mendoakan teman-teman ku selalu dalam ketenangan hati, dan selalu berbagi kepada sesama. Aku berharap, semoga ada yang mendoakan ku dan selalu ada yang mengingatkan ku untuk ingat pada-Nya.

---------Sore hari di hari Sabtu, di tengah tugas kuliah yang menumpuk--------------

27 Jan 2012

Kenapa saya (harus) menulis ?

“Saya yakin selama kalian di sekolah formal, guru kalian hanya menyuruh menulis dua judul tulisan : Cita-citaku dan liburanku ke rumah nenek.”

Itu tadi sedikit perkataan Pak Akmal Sjafril di acara bedah buku Islam Liberal 101. Saat itu beliau menekankan kepada kita untuk banyak menulis, banyak menerbitkan buku-buku islam untuk “melawan” buku-buku islam liberal yang sudah banyak di toko-toko buku. Beliau khawatir orang awam “salah membaca buku” yang akibatnya bisa fatal.

Tapi saya tidak akan membahas itu, pembahsan liberal sudah saya bahas sebelumnya. Sekarang saya akan berbagi kepada kawan semua alasan saya menulis. Mungkin alasan saya juga dirasakan yang lain atau siapa tahu menginspirasi yang lain. Siapa tahu,, :D

24 Jan 2012

Sedikit Tips Menghapal Alquran

Tulisan ini sebenarnya adalah pengalaman saya sendiri yang sudah beberapa pekan ini mulai intensif menghapal alquran dengan 2 teman saya. Sistemnya sederhana, kami punya waktu satu minggu untuk menghapal kemudian kami "setoran" sesuai waktu yang telah disepakati. Malam tadi alhamdulillah kami baru saja menyelesaikan setor juz 30 yang sempat di tunda berkali-kali karena kesibukan masing-masing. Disini saya akan berbagi tips-tips menghapal yang sudah saya jalani, terutama beberapa pekan terakhir. Alhamdulillah lumayan "manjur" .. :)

Niat

Dalam ibadah apapun, niat merupakan yang paling utama dan sangat penting. Bahkan ada satu tulisan seorang ustadz di blog pribadinya yang berjudul "satu niat multi pahala". Untuk kawan yang ingin mulai atau memulai lagi menghapal alquran, mari kita luruskan niat, niatkan hanya karena Allah ta'ala. Jangan sampai kita melakukan hal-hal yang sia-sia, artinya kita menghapal dengan niat untuk menyombongkan diri.

23 Jan 2012

Indra,, hidupmu menginspirasi

Beberapa hari lalu ketika masuk waktu maghrib, saya baru pulang dari kampus karena ada rapat untuk acara universal 2012. Sampai di depan gedung C saya bertemu penjual gorengan, Indra namanya. Sebenarnya dia sudah lama berjualan di sekitar kampus, tapi saya baru kali ini mengajaknya ngobrol. Dalam sapaan awal, saya mengajaknya ke Masjid Baitul Maal untuk shalat. "Solat yuk, udah maghrib". Saya kira dia menolak karena memang jarak dari kampus ke MBM lumayan jauh dan gorengannya masih banyak, tetapi justru tanpa berpikir panjang dia menjawab "ayok..". wah, hebat juga nih anak, padahal jualannya masih banyak tapi mau istirahat untuk salat.

Sepanjang perjalanan kami mengobrol banyak, mungkin lebih tepatnya "tanya-jawab" karena sepanjang jalan saya yang banyak bertanya kepadanya. . . hhe

Saya : namanya siapa?
indra ; Indra, kak.
(saya baru tahu kalau dia cadel, sulit menyebutkan R dengan jelas. Sempat juga saya memintanya mengulang menyebut namanya)

19 Nov 2011

Anda dan 5 Istri Anda :)

Cerita ini saya dapat dari teman sekelas. Setiap kamis kelas kami ada agenda rutin kultum. isinya bebas, boleh seputar agama, umum, atau sekedar cerita berhikmah. Nah beberapa minggu yang lalu, kawan saya membawakan cerita yang cukup menarik. Disini saya hanya berbagi, mungkin bisa mengisnpirasi ,,hhe

Oke, kita mulai ceritanya,,

Di suatu massa, hidup seorang lelaki dengan empat orang istri. mereka hidup bahagia, tidak ada rasa cemburu diantara mereka. Istri yang keempat ini menurut si suami yang paling cantik. Dia sangat bangga memiliki si istri ini. pokoknya gak nyesel deh lelaki itu memiliki wanita ini. istri yang ketiga cantik juga. bahkan si suami sering memamerkannya kepada teman-temannya. kalau ada acara kumpul, pastilah istri ketiga yang dia bawa dan dia kenalkan ke semua temannya. Nah beda lagi dengan istri yang kedua. dia ini tempat curhat sang suami. Ada masalah apapun, dia selalu cerita ke istri kedua, dan selalu ada solusi yang tepat. Sang suami benar-benar nyaman bila berada di sampingnya, terlebih ketika ada masalah. sedangkan istri yang pertama ini menurut sang suami biasa-biasa saja. bila dibandingkan dengan istri-istrinya yang lain, istri pertama ini tidak cantik. si istri memang sederhana sikapnya. tapi sang suami tetap suka padanya.

suatu hari, si suami sakit parah. berbagai rumah sakit sudah mereka datangi, hasilnya peralatan rumah sakit kurang menunjang untuk merawatnya. dokter manapun sudah mencoba menyembuhkan penyakitnya, tapi tetap saja tidak bisa. akhirnya mereka pun pasrah. sang suami hanya dirawat dirumah dengan peralatan seadanya. hanya sesekali diberi obat herbal. berhari-hari suami tersebut terbaring di kasurnya, masih sulit rasanya untuk sekedar menggerakkan tangan. yang bisa dia lakukan hanya berbicara, itupun  sangat lirih, hampir tak terdengar.

Aadar keadaannya mendekati kematian, sang suami memanggil satu persatu istrinya. Yang dia panggil pertama adalah istri keempat. Dengan lirih, dia berkata : "istriku, keadaanku kini tak seperti dulu. mungkin sebentar lagi aku akan meninggalkan kalian semua. selama ini, aku telah banyak memberikan mu harta, sehingga kau merasa tercukupi. sebelum aku meninggalkanmu, ada satu permintaan dariku. aku berharap kau mau mengabulkaannya". sang istri langsung menjawab : "apa itu sayang? katakanlah, mungkin aku bisa memenuhi permintaanmu itu". sang suami menjawab : "maukah kiranya engkau menemaniku di kuburan nanti, kita sama-sama meninggalkan dunia ini. bukankah kau pernah berjanji akan sehidup semati, istriku?". terkejut si istri mendengar permintaan suaminya. refleks ia menjawab : "aku tidak mau! aku masih ingin menikmati hidup ini, sayang. lagipula aku masih sehat dan masih banyak yang ingin ku capai. maaf aku tidak bisa menemani mu.

begitu seterusnya sang suami berdialog dengan para istrinya. apakah semua istrinya menolak ? tidak, kawan. istri pertama menjawab dengan yakin : " kalau itu permintaan mu, aku bisa penuhi."
Wah, gak di sangka jawaban istri pertama berbeda dari yang lain. tanpa sadar sang suami menitikan air mata, betapa selama ini istri pertama dianggap bisa saja tetapi malah yang paling setia.

--------------------------

Dalam hidup ini, kita tidak terlepas dari empat "istri" kita. Istri keempat diibaratkan kelebihan yang kita miliki, ketampanan ataupun kecantikan. Kita sering bangga jika kita "lebih keren dari yang lain dan mungkin ada terbersit dalam hati merendahkan yang lain (na'udzubillah). Istri ketiga diibaratkan harta/perhiasan yang kita punya. Kemana-mana kita pamerkan jam tangan harga jutaan, cincin emas, atau apapun yang tidak semua orang lain punya. Kemudian istri kedua diibaratkan teman/sahabat yang ada disekitar kita. Mereka sering menjadi tempat kita mencurahkan perasaan kita, mencertiaka masalah yang sedang kita hadapi, atau sekedar bercerita kejadian lucu yang kita alami. Namun, pada akhirnya ketiganya tidak bisa menemani kita selamanya. Ada kalanya kita "berpisah" dari mereka. Ketampanan/kecantikan bisa saja hilang karena suatu musibah. Harta pun sama, kapanpun dapat terpisah dari pemiliknya. Teman atau sahabat, suatu saat bisa saja berpisah ketika kita tidak lagi dekat dengannya. Memang masih bisa berkomunikasi, tetapi sudah tidak dekat seperti sebelumnya, masing-masing memiliki kesibukkan.

Dan untuk istri pertama diibaratkan diri kita. Dalam hidup ini, apa saja yang sudah kita perbuat untuk bekal kita nanti? Sesederhana apapun diri ini, perlu dihiasai. Dan perhiasan diri yang baik adalah perbuatan baik. Dalam berbuat baik itu ada kemanfaatan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Dalam suatu hadits, disebutkan bahwa yang menemani sampai di hari akhir nanti salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat.

Lalu, bagaimana dengan istri kelima? sebenarnya cerita aslinya hanya empat istri. Hanya saja saya menambahkan satu istri lagi. Istri kelima adalah yang sebenar-benarnya istri, yang mendampingi hidup untuk menyempurnakan ibadah kita . :)

6 Jun 2011

IT'S IN ME !

kalau baca judul nya, mungkin kita akan langsung teringat pada salah satu iklan produk air mineral, sebut saja *Q**.. Saya sangat tertarik dengan slogan iklan ini, karena menurut saya kata-kata tersebut memiliki makna yang dalam. oh, saya jadi teringat satu kejadian sewaktu di kampung halaman, Cirebon. Sebenarnya banyak yang bisa saya bagikan selama liburan kemarin, tapi malam ini saya akan menceritakan yang ini saja..:)


Jadi begini ceritanya..


hari itu hari kamis kalau saya tidak salah ingat. Saya dan 3 orang teman hari itu memutuskan untuk nonton bareng di salah satu Mall yang ada di Cirebon. Maklumlah, sudah lama kami tak bertemu. Sampai saya lupa kapan kami terakhir berkumpul, yang jelas kami saya bersyukur masih bisa menyempatkan berkumpul meski sekarang kami kuliah di tempat yang berbeda-beda. Kembali ke topik.. Kami memutuskan menonton film


terbaru kang Deddy yang judulnya menurut saya agak nyeleneh, nama film nya K E N T U T. Dalam film tersebut digambarkan bagaimana pentingnya k*nt*t setelah melakukan operasi. Dan dalam satu kesempatan promo filmnya, kang Deddy berkata "k*nt*t pun bisa dijadikan pelajaran untuk kita ikhlas. Gak ada kan orang yang setelah k*nt*t lalu merasa kehilangan?haha..". yah, seperti itulah khas beliau, kelakar yang mengandung hikmah.sepulang dari nonton, saya agak terburu-buru dan meninggalkan yang lain karena di rumah sudah di tunggu oleh 2 orang (sok penting), seorang Bapak dan anaknya. Kata Ibu saya, keduanya sudah ada di rumah, dan pada saat itu di rumah tidak ada siapa-siapa. Bapak itu teman Ibu saya di kantornya, hari itu dia datang bersama anaknya, ingin bertemu saya untuk menanyakan perihal bimbel STAN, pendaftarannya, dan lain-lain. Dari Mall itu saya memacu kendaraan sedikit lebih cepat agar keduanya tidak menunggu terlalu lama. 


Sesampai saya di rumah, ternyata belum ada siapa-siapa. "Kurang komunikasi, mereka masih di suatu tempat", jawab ibu ketika saya telpon dan menanyakan dimana posisi keduanya. Oke, saya menunggu di depan rumah. Ketika itu saya ingat, sewaktu pergi saya tidak membawa kunci rumah sehingga harus menunggu Ibu yang sedang keluar. Sekitar 20 menit saya menunggu di depan gerbang rumah duduk di motor dan sendirian. Ketika saya sudah mulai malas menunggu, tidak sengaja saya melihat-lihat kunci motor. Dan ternyata disitu ada kunci rumah, lengkap dengan kunci gerbangnya  !. Lha, tadi itu saya sedang menunggu apa? 

Seperti itulah kejadiannya..mungkin terlihat konyol di baca. Sudah hampir 2 hari saya menggunakan motor itu tapi tidak menyadari ada kunci rumah disitu. Apakah pernah terjadi padamu? mungki iya, mungkin juga tidak..Terkadang (atau bahkan seringnya) kita kurang menyadari potensi yang ada dalam diri. Kita lebih memilih mengeluh, berkata tidak bisa, bahkan pesimis. Setelah kejadian itu, saya berpikir "Sepertinya setiap orang itu punya potensi dengan porsi masing-masing, tak perlu harus sama dengan yang lain. Yang penting bermanfaat untuk diri dan orang-orang sekitar. Dan itu yang saya lupakan selama ini".
Apa kita sudah menyadari potensi kita? Sudahkah kita manfaatkan semaksimal mungkin? Lalu, buat apa kita menunggu??


IT'S IN ME !!!

30 Mei 2011

kumpulan SMS (4)

Bila lelah menyapa dirimu, pejamkan mata dan bayangkan ASMA' BINTI ABI BAKAR yg sedang memanjat tebing saat berjihad. Bila ujian hidup membuat my menangis, pelajarilah ketabahan 'AISYAH istri FIR'AUN. Bila celaan menyapa dirimu, hadirkanlah kesabaran "MARYAM putri IMRON. Bila putus asa membuat mu menyerah, bayangkan lah HAJAR yg berlari dari bukit shafa dan marwah. Mereka ahnyalah manusia biasa seperti kita, namun cinta pada Rabb nya yg membuat mereka sabar, tabah, dan kuat. Mari belajar seperti mereka !.

Tataplah cermin terdekat, disitu berdiri orang yg paling bertanggung jawab atas dirimu. Hidup ini hanya sekali, detik ini tak akan terulang lagi. Maka berbuatlah sesuatu sekarang juga, karena penyesalan selalu datang di akhir.

Betapa banyak syahwat yg dilampiaskan hanya beberapa detik mewariskan kedukaan yg sangat lama. Lalu memberikan kehinaan dan kepapaan. Tetap istiqomah dalam kebaikan !.


Rasulullah SAW bersaba : Diantara do'a Nabi Daud AS ialah "ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yg mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yg dapat mengantarku kepada cintaMu. Jadikanlah cintaMu lebih ku cintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin". dan bila Rasulullah SAW mengingat Nabi Daud AS, beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah (HR Tirmidzi)

Sungguh hati itu sebenarnya tersiksa dan sakit karena kemaksiatan dan syahwat yg dituruti oleh pemiliknya. Rasa sakit dan ketersiksaan hati karena dosa sama dengan rasa sakit yg dialami tubuh. Hanya saja bila rasa sakit tubuh bisa diobati dengan ragam obat, sedangkan dosa-dosa yg menyebabkan hati sakit penawarnya hanya MENINGGALKAN DOSA.

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40hari. Kemudian menjadi 'alaqah, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan 4 kata, dan dikatakan padanya : Rezeki (jodoh, anak, dan lain-lain),  Ajal, Amal, dan Apakah dia sengsara atau bahagia. (HR Bukhari)

Kalau kita merenungi : Mungkin kita sering bertanya
#Kenapa saya di uji? jawabnya surat al-'ankabut ayat 2-3
#Kenapa saya tak mendapat apa yang saya inginkan? jawabnya surat al-baqarah ayat 216
#Kenapa ujian yang saya hadapi seberat ini? jawabnya surat al-baqarah ayat 286
#frustasi? jawabnya surat ali-imran ayat 139
#Merasa tidak dapat bertahan lagi? jawabnya az-zumar ayat 53
bagaimana menjalani hidup ini? jawabnya ali-imran ayat 200 dan al-baqarah ayat 45
#kepada siapa saya harus berharap? jawabnya surat at-taubah ayat 129
#apa yang kita dapat dari semua ini? jawabnya surat at-taubah ayat 111

Kawan, ketahuilah ketika kita sedang membaca surat al-fatihah, ternyata kita sedang berkomunikasi dengan Allah SWT. Kita membaca "segala puji Tuhan semesta alam". Allah menjawab "hambaKu telah memujiKu". Kita membaca "Maha Pengasih lagi Maha Penyayang". Allah menjawab "hambaKu telah MenyayangiKu. Kita membaca "Raja yg menguasai hari pembalasan". Allah menjawab "HambaKu telah memuliakanKu. Kita membaca Hanya kepada Engkau lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau lah kami memohon pertolongan". Allah menjawab Ayat ini antara Aku dan hambaKu setengah-setengah, dan hambaKu berhak atas apa yang ia minta". Kita membaca "Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. (yaitu) jalan yang orang yang Engkau beri nikmat. Bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalannya orang yangs esat". Allah menjawab "Itu semua untuk hambaKu dan hambaKu berhak atas apa yang ia minta.

setiap perkataan anak adam akan menjadi beban baginya kecuali amar makruf nahi munkar dan dzikrullah. (HR Tirmidzi)

24 Mei 2011

kumpulan SMS (3)

ada tiga perkara yang membinasakan, yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekiran yang dipatuhi/pelit, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri (HR. Thabrani).

Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat-keinginan adalah buta jika tidak disertai pengetahuan, Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai mengerti, paham, dan menghayati.

Mari kita renungkan : yang singkat adalahwaktu, yang menipu adalah dunia, yang dekat adalah kematian, yang besar adalah hawa nafsu, yang berat adalah amanah, yang sulit adalah ikhlas, yang mudah adalah berbuat dosa, yang susah adalah sabar, yang sering lupa adalah bersyukur, yang membakar amal adalah ghibah, yang mendorong ke neraka adalah lidah, yang berharga adalah iman, yang di tunggu Allah adalah taubat.


ada saat kebahagiaan memenuhi hidupmu, kau tersenyum dan bersyukur. Ada saat kesedihan menyapamu, kau menahan hati, menangis, dan bersabar. Ada saatnya ujian datang bertubi-tubi dan kau merasa lelah. Ada saatnya kemenangan selalu bersamamu dan kau merasa berarti. SEMUA ada saatnya, apapun yang terjadi jangan pernah berhenti menaiki tangga menuju ridho dan jannahNya.

Sesungguhnya dibalik eksistensi alam ini ada kehendak yang mengaturnya, kekuatan yang menggerakkannya, dan hukum yang menertibkannya. Dengan mentadabburi alam, kita akan lebih dekat dengan Allah.

AJAR, berada di bawah tanah, tidak terlihat, tersembunyi dalam kegelapan bersama tanah. Tapi ia tak pernah mengeluh dan bosan menyangga batang. Itulah KEIHLASAN SEJATI.. Tak perlu terlihat, tak perlu diuji, tapi tetap tulus melaksanakan tugas.


16 Mei 2011

kumpulan SMS (2)

BERSYUKURLAH..sudahkah kita melakukannya?? bersyukurlah karena Allah masih mempercayai kita untuk hidup di bumiNya. Bersyukurlah, karena Allah masih memberikan kesempatan kita untuk menghirup udara. Bersyukurlah karena Allah masih mengijinkan kita untuk beribadah kepadaNya. Bersyukurlah karena Allah masih mempercayai kita untuk mensyukuri segala nikmatNya. Alhamdulillah..

Rasulullah SAW bersabda : tiga perkara, barang siapa terdapat padanya yang tiga perkara itu, terasalah olehnya kemanisan iman. 1) Mencintai Allah dan RasulNya lebih darimencintai segala yang lain. 2) Mencintai seseorang semata-mata karena Allah. 3) Benci kembali kepada kufur serupa dengan benci dicampakkannya kedalam apiyang bernyala-nyala (Bukhari-Muslim).

Abdullah bin Mas'ud RA : orang beriman memandang dosa-dosanya seolah batu besar dipuncak bukit, ia takut kalau-kalau menimpanya (HR> Bukhari no. 5949)

Tidak ada dosa yang lebih pantas untuk disegerakan Allah siksaannya bagi pelakunya di dunia dan di simpan sisanya di akhirat daripada aniaya dan memutus silaturrahim (Shahih).

Cita-cita memerlukan perjuangan, perjuangan memerlukan pengorbanan, pengorbanan memerlukan ketabahan hati.


Jadilah SAMUDERA, yang tetap berada di tempat yang lebih rendah dari sungai dan selokan meskipun mengandung kekayaan yang melimpah didalamnya.

Abu Hurairah berkata : Rasulullah SAW bersabda : perbanyaklah mengingat perkara yang memutus kelezatan (kematian), karena tidaklah seseorang hamba mengingatnya ketika sempit akan menjadikannya lapang, dan mengingatnya ketika lapang maka akan menjadikannya sempit (HR. ibnu Hibban no.2993 shahih jami' no.1211).

Hai manusia, janganlah sesekali merasa kesepian di atas jalan kebenaran hanya disebabkan sedikitnya orang yang berada disana (Ali bin Abi Thalib).

Dari air kita belajar ketenangan, dari batu kita belajar ketegaran, dari tanah kita belajar kehidupan, dari kupu-kupu kita belajar merubah diri, dari padi kita belajar rendah hati, dari Allah kita belajar tentang kasih sayang yang sempurna,, Melihat ke atas: memperoleh semangat untuk maju. Melihat ke bawah: bersyukur atas semua yang ada. Melihat ke samping: semangat kebersamaan. Melihat ke belakang: sebagai pengalaman berharga. Melihat ke dalam: untuk introspeksi diri. Melihat ke depan: untuk jadi lebih baik.

Mari kita jaga shalat fardhu 5 waktu, Bila SHUBUH utuh, pagi tumbuh, hati teduh, pribadi tidak angkuh, keluarga tidak keruh, maka damai akan berlabuh. Bila DZUHUR teratur, diri pribadi jujur, hati tidak kufur, rasa selalu syukur, keluarga selalu akur, maka pribadi jadi makmur. Bila ASHAR kelar, jiwa jadi sabar, raga jadi tegar, senyum menyebar, maka rizki lancar. Bila MAGHRIB tertib, ngaji jadi wajib, wirid jadi karib, jauh dari aib, maka syafa'at tidak raib. Nila ISYA' terjaga, maka bercahaya, gelap tak terasa, tahajjud terbiasa, Insya Allah hidup ini bahagia sejahtera.

Belum tentu siapa yang engkau ghibahi itu benar adanya, tapi engkau telah jelas-jelas meng-ghibahinya..Belum tentu siapa yang engkau su'udzani itu benar adanya, tapi engkau telah jelas-jelas bersu'udzan padanya..Boleh jadi siapa yang engkau hina dan engkau benci itu lebih buruk dari dirimu karena dari sifat yang engkau benci itu, tapi telah jelas dalam dirimu ada rasa benci kepadanya.

Sesuatu yang sangat pahit menjadikan hal yang biasa saja ataupun agak manis menjadi terasa begitu manis. Manisnya hidup adalah dari betapa pahitnya kehidupan.

Jika cita-cita keabadian orang-orang shalih adalah surga, maka cita-cita mereka di dunia adalah berperang di kehidupan dengan menshalihkan anak-anak manusia dan mereka menempuhnya dengan jalan dakwah.

Bagi yang optimis hidup adalah petualangan, bagi yang pesimis hidup adalah kesulitan. Jika sudah melakukan yang terbaik, maka tidak ada waktu mereka untuk menyesali kegagalan. Karena Allah mendatangkan kebaikan bagi setiap UmatNya dan tidak pernah ada rancanganNya yang salah.


kumpulan SMS (1)

sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya (HR. Muslim)

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah, agar kamu beruntung (Ali Imron: 200)

Amal perbuatan itu diserahkan pada hari senin dan kamis, karena itu aku suka apabila amalku dipalorkan dalam keadaan aku sedang berpuasa (HR. Muslim)

Barang siapa memenuhi hatinya dengan keridhoan terhadap qadha' Allah,maka Allah akan memenuhi hatinya dengan kekayaan, rasa aman, serta qonaah.

Di setiap yang terjadi, disebaliknya ada hikmah yang mungkin sulit untuk dimengerti dan mungkin bukan saat ini bisa dimengerti, semoga kita selalu menemukannya.

2 kalimat, ringan di lisan, berat di timbangan, dicintai Ar-Rahman : Subhanallah Wa bihamdihi, subhanallahil 'Adzim (MUttafaq 'alaihi)

Tingkatan ukhuwah terendah adalah berlapang dada, tingkatan tertingginya adalah itsar (lebih mementingkan saudaranya sesama muslim daripada diri sendiri).


3 doa yang tidak diragukan kemustajabannya : doa orang yang didzalimi, doa orang musafir, dan doa kedua orang tua kepada anaknya (dari kitab shahih adabul mufrad).

Barang siapa yang ingin menjadi manusia yang paling kaya maka hendaklah apa yang berada di tangan Allah lebih dia percayai daripada apa yang berada dalam genggaman tangannya.

buah-buahan yang sangat baik di konsumsi setiap hari : Apel (ayo pelajari alquran), strawberi (selalu taat, dan rajin memberi), Melon (melaksanakan solat ontime), Semangka (semangat karena Allah), Jeruk (jangan berbuat buruk), Pisang (pantang iri, sombong, dan angkuh), anggur (anggota gemar bersyukur), Jambu (jaga iman di qalbu), tomat (bertobat dan tidak maksiat), Tals (tidak ada kata malas), mentimun (menuntut ilmu tidak banyak melamun).

salah satu tanda kebahagiaan dan kesuksesan adalah tatkala seorang hamba bertambah ilmunya maka semakin bertambah pula sikap tawadhu' dan kasih sayangnya (Ibn Qayyim).

Tidaklah seorang muslim berdo'a dengan satu do'a yang didalamnya dia tidak berbuat dosa dan tidak memutus silaturrahim, kecuali Allah akan mengabulkannya dengan salah satu dari tiga hal : do'anya segera dikabulkan, atau disimpan untuknya diakhirat, atau untuk mencegah keburukan yang sama darinya (HR. Muslim).

Dari An-Nawwas bin sam'an ra. dari Nabi SAW, beliau bersabda : kebaikan itu adalah akhlak yang baik, sedangkan dosa adalah apa yang meragukan jiwa dan engkau tidak suka jika orang lain mengetahuinya (HR. Muslim).

14 Mei 2011

tentang #TAWAKKAL

Ibnu Athoillah brkata: "tidak disebut #TAWAKKAL, apabila ia gelisah atas apa yang sudah ia usahakan."
Ketika kita di kejar (maaf) anjing, lalu kita lari sekencang-kencangnya,,apakah hati kita masih gelisah?
atau ketika kita ketahuan menyontek saat ujian, padahal kita tidak melakukannya sama sekali dan kita sudah berusaha meyakinkan dosen bahwa kita tidak menyontek,,apakah hati kita masih gelisah?
atau ketika orang yang kita cintai harus menghadap Sang Pencipta,, apakah kita gelisah??
lalu, apa yang seharusnya kita lakukan?
#TAWAKKAL,, ya, memang itu yang tepat harus kita lakukan. kita harus benar-benar berserah diri kepada Sang Maha Segala Maha, Sang Pencipta Semesta Alam..
Tapi, apakah semudah itu? tentu tidak,,semua butuh proses memang, namun kita harus mempunyai target kapan proses itu kita akhiri dan bisa #TAWAKKAL tanpa ada lagi rasa gelisah..
Sedikit-banyak saya akan mencoba berbagi apa yang sudah saya dapat mengenai apa itu #TAWAKKAL..
Rosululloh ShallAllahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana burung-burung. Mereka berangkat pagi-pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Hakim)
“Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendakiNya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (Ath-Thalaq: 3). Ar Rabi’ bin Khutsaim berkata mengenai ayat tersebut, “Yaitu mencukupinya dari segala sesuatu yang membuat sempit manusia.”
 ayat dan hadits diatas merupakan salah satu dari sekian banyak yang memerintahkan kita untuk ber#TAWAKKAL..
Yang perlu kita pahami, bahwa #TAWAKKAL adalah perbuatan hati setelah kita berusaha semaksimal mungkin. Jadi, kurang tepat ketika kita belum berusaha apa-apa kemudian berkata "saya sih  #TAWAKKAL saja lah". tidak, bukan #TAWAKKAL seperti itu yang saya maksud disini. 
Anda pernah mendengar akronim DUIT (Doa Usaha Ikhtiar #TAWAKKAL). ya, memang #TAWAKKAL dilakukan setelah kita berusaha dan bukan perbuatan fisik, melainkan perbuatan hati. Fisik kita tetap bekerja.
Adapun makna #TAWAKKAL, menurut yang saya pahami ada 3, yaitu :
1. KEPASRAHAN HATI DI HADAPAN ALLAH, SEPERTI PASRAHNYA MAYAT DI HADAPAN ORANG YANG MEMANDIKANNYA.
Terbayang bagaimana pasrahnya mayat yang tentu sudah tidak bernyawa, apapun yang dilakukan terhadapnya, tidak akan takut, khawatir, waswas, apalagi dendam. tidak juga berburuk sangka, apalagi mengeluh. seperti itulah #TAWAKKAL, tidak pernah membuat hati gelisah.
2. KITA MENYEMPURNAKAN "SEBAB" DENGAN ANGGOTA BADAN, DAN MEMUTUSKAN "SEBAB" DARI HATI KITA.
Seperti yang saya bahas sebelumnya, #TAWAKKAL adalah perbuatan hati, hati yang bertindak kita harus ber#TAWAKKAL. Namun sebelumnya, badan/fisik kita sudah terlebih dulu bekerja. kejadiannya seperti kita dikejar anjing. Kita berusaha sekuat mungkin untuk menghindari anjing. Disaat itu pula lah hati kita harus benar-benar pasrah, apapun yang terjadi nantinya yang penting kita sudah berusaha menghindar.
3. KITA RELA ALLAH MENJADI WAKIL KITA.
ingat kisah Nabi Ibrahim AS ketika akan dimasukkan kedalam api? sebelum beliau di masukkan ke api, beliau sempat ditawarkan hujan oleh malaikat, ditawarkan angin yang besar sehingga api tersebut mengenai rumah-rumah mereka,, tapi beliau menolak dan berkata 'CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI WAKIL KU"..
ya, kalau Allah sudah menolong kita,, maka siapa yang dapat melawan? masalahnya adalah "PERCAYAKAH KITA KEPADA PERTOLONGAN ALLAH ? DAN RELAKAH ALLAH MENJADI WAKIL KITA ?"
it's depend on us !!!
Memang, seperti yang saya katakan di awal bahwa tidak mudah untuk ber#TAWAKKAL, kita harus mengalami beberapa tahap agar kita benar-benar berTAWAKKAL, dan itu perlu di latih..
mari kawan, latih hati kita untuk bisa berserah diri kepada Allah,,satu-satu nya wakil kita yang benar-benar dapat kita andalkan..YAKIN dan PERCAYA kuncinya..

selamat ber#
TAWAKKAL !!!
:)

10 Mei 2011

Daun yang jatuh tak pernah membenci angin (revisi)

Mungkin,anda pernah mendengar judul catatan ini ? atau justru pernah membacanya? atau sekedar mendengar ?

Ya,tidak heran memang, karena judul nya cukup terkenal..itu adalah judul novel karangan TERE-LIYE..menurut saya,tidak terlalu istimewa isi nya.cerita nya tentang keluarga gelandangan yg akhirnya berubah nasib setelah bertemu seorang baik hati di metromini suatu hari dan kemudian dari segi apapun sampai akhirnya bisa sekolah di singapura !

Namun,yang ingin saya tekankan adalah mengenai judul novel itu. adakah yg mengetahui makna judul novel (yg jg jdul catatan saya) itu??

Sebelumnya, mari kita renungkan terjemahan ayat 155-156 surat albaqarah :
"DAN SUNGGUH AKAN KAMI BERIKAN COBAAN KEPADAMU,DGN SEDIKIT KETAKUTAN,KELAPARAN,KEKURANGAN HARTA,JIWA,DAN BUAH-BUAHAN.DAN BERIKANLAH BERITA GEMBIRA KEPADA ORANG2 YG SABAR..
YAITU ORANG2 YG APABILA DI TIMPA MUSIBAH,MEREKA MENGUCAPKAN 'SESUNGGUHNYA KAMI MILIK ALLAH,DAN SUNGGUH AKAN KEMBALI LAGI KEPADA-NYA (inna lallahi wainna ilaihi raji'un)'."

Mungkin sebagian sudah mengerti dan sebagian masih bingung apa hubungan judul catatan ini dgn ayat tadi..

ok,akan saya jelaskan. mudah-mudahan bisa di pahami dan diamalkan..check this out !

Setiap kita,entah kaya, miskin, jenius, tinggi, kurus, gemuk,,apapun keadaan kita,, bagaimana pun bentuk kita pasti tidak pernah lepas dari cobaan..orang kaya sekalipun,mereka di uji dengan harta-harta mereka. apakah harta itu hanya di hamburhamburkan atau di sedekahkan.
Yang miskin pun sama, mereka di uji apakah mereka akan kufur atau masih tetap beriman? Begitu seterusnya..

Nah sekarang,apa yang kita lakukan ketika orang yg kita sayang,harta kita satu-satunya lepas dari kita?
Sabarkah? menangiskh? atau mencela Sang Maha segala Maha ??

Menurut saya,sesuai judul catatan ini, dan bertepatan juga dengan ayat tadi,,sangat tepat kalo kita "nrimo"..kita yakin semua itu sudah allah swt tetapkan d lauhul mahfudz..toh,tak ada gunanya juga kita menangis, marah, meratapi berlebihan, apalagi menghujathujat.
"jangan merasa Iman kita meningkat kalau belum dapat ujian dari allah swt.karena salah satu ciri iman kta meningkat adalah dengan kita mengatasi cobaan itu".kira-kira begitu maksud salah satu ayat quran(saya lupa ayat dan nama suratnya)

"bahkan DAUN YG JATUH pun, TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN.. dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. tak melawan. mengikhlaskan semuanya."
lalu, apakah kita harus menghujat Sang Maha Pencipta ketika kita di timpa musibah ?

Mari kita merenung,kawan..
:)